Berdamai dengan Kegagalan & Ketidakpastian Agar 2021 Anda Lebih Produktif:

learn from your failures to be more productive and grow in 2021

Berdamai dengan Kegagalan & Ketidakpastian Agar 2021 Anda Lebih Produktif:

Bagi banyak orang, tahun 2020 jelas bukan tahun yang terbaik. Ada kemungkinan setidaknya satu dari tujuan kita tidak tercapai meskipun upaya terbaik telah kita lakukan. Namun, tujuan tersebut tidak harus berakhir sia-sia, jika kita berani  menghadapi kegagalan tersebut, banyak pelajaran yang kita dapat darinya. Contohnya, mengidentifikasi perilaku dan kebiasaan yang mengarah pada hasil tersebut, dan mengubah pendekatan kita agar lebih bisa beradaptasi. Kegagalan yang dialami di tahun 2020 dapat menjadi katalisator yang kuat untuk pertumbuhan dan produktivitas yang tinggi di tahun 2021.

Pertama, berusaha untuk menerima kegagalan Anda. Memang terdengar mudah, namun tidak mudah pada saat dilakukan. Menghadapi kegagalan dapat menimbulkan rasa malu. Sebagian besar dari kita lebih memilih melupakan, namun, sebaiknya kita tidak melupakan kegagalan agar tidak mengulanginya.

Kemampuan untuk menghadapi kegagalan merupakan suatu kemampuan yang sangat bermanfaat. Menurut Julia Pugachevsky di Forge, penting untuk menganggap kegagalan sebagai peristiwa, dan tidak menghubungkannya dengan diri anda sendiri.   Hal ini agar anda tidak mengaitkan kegagalan anda dengan harga diri.

Kebiasaan untuk menyebut diri Anda sebagai [x] yaitu ‘[i am a failure]’ saya orang yang gagal ubahlah perkataan atau pikiran anda menjadi: ‘Saya gagal wawancara’

Setelah Anda memahami pola pikir ini, akan jauh lebih mudah untuk melihat kegagalan  dan belajar dari kegagalan tersebut,.

Kedua, identifikasi perilaku mana yang mengarah pada hasil yang buruk. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan gagalnya mencapai tujuan adalah kebiasaan (habit) buruk. Kebiasaan merupakan perilaku yang diperoleh karena dilakukan secara berulang-ulang, yang pada akhirnya menjadi menetap dan bersifat otomatis dalam diri anda.

Mengapa kita harus mengidentifikasi perilaku ini? Karena perilaku terkait dengan kebiasaan, yang baik maupun yang buruk. Jika anda mengidentifikasikan perilaku yang mengarah pada kebiasaan buruk, anda bisa menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Jika tujuan Anda adalah menjadi teman yang lebih baik dan perhatian, kebiasaan anda untuk terus-menerus membuka media sosial merupakan salah satu hal yang menghambat tujuan itu.  Apalagi jika perilaku Anda memeriksa social media sambil makan, ini adalah perilaku yang perlu Anda hilangkan. Untuk membuat lebih mudah proses menumbuhkan kebiasaan baru, kaitkan perilaku baru yang positif dengan penghargaan atau reward. Contohnya, setiap kali anda makan siang bersama teman tanpa memeriksa media sosial, beri hadiah kepada diri sendiri dengan sedikit cemilan. Namun pastikan bahwa reward tersebut tidak menjadi kebiasaan buruk Anda yang baru!

Ketiga, tahun 2020 telah membuktikan bahwa masa depan tidak selalu sesuai dengan rencana yang dibuat, oleh karena itu rancang proses pencapaian tujuan yang lebih lentur agar bisa beradaptasi. Cara untuk melakukannya adalah dengan membuat pencapaian (milestone) yang lebih kecil dan pendek. Rencana Anda sebelum pandemi mungkin terlihat seperti daftar yang terdiri dari poin A – B, di mana A adalah titik awal Anda saat ini, dan B adalah tujuan akhir. Namun, 2020 telah membuktikan bahwa apa pun bisa terjadi, kapan saja, jadi yang terbaik adalah membuat rencana  dengan banyak milestone yang berfungsi sebagai titik penilaian kemajuan anda  dengan perkembangan dan keadaan terkini. Dapat juga digunakan untuk melihatapakah tujuan aslinya adalah masih layak.

Terakhir, berdamailah dengan diri sendiri. Mengikuti rencana secara kaku tanpa penyesuaian bisa jadi salah satu faktor kenapa tujuan tidak tercapai. Berlatih  memaafkan diri dapat memberi anda pola pikiran yang lebih baik dan memberikan kesempatan anda mencapai tujuan dengan berbagai situasi yang dihadapi. Dengan kiat-kiat ini kami berharap anda dapat memiliki 2021 yang lebih produktif dan semakin banyak tujuan tercapai. Selamat Tahun Baru.

Sources:

https://www.fastcompany.com/90543184/got-a-bad-habit-heres-train-your-brain-to-beat-it

https://forge.medium.com/track-your-failures-obsessively-5fbd7fb1f226

No Comments

Post A Comment